Categories

Rabu, 30 Januari 2013

Kemenkominfo akan Keluarkan Larangan SMS Iklan

1 comment

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan membuat peraturan tentang larangan pengiriman banyak short message service (SMS) promosi atau iklan dalam satu waktu atau biasa disebut broadcast SMS. Pengetatan pengiriman SMS promosi bertujuan sebagai perlindungan bagi pelanggan.
Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika(SDPPI) Kemkominfo, Muhammad Budi Setiawan, mengatakan, peraturan ini akan menertibkan penggunaan SMS yang bisa mengganggu kenyamanan pelanggan. "Keberadaan SMS promosi atau iklan tanpa izin pelanggan telah merugikan banyak pihak," ujarnya di Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Sebagai info, selama ini masih belum terdapat peraturan yang mengatur tentang pengiriman banyak SMS (broadcast SMS) yang berupa promosi atau iklan produk tertentu. Hal ini merugikan bagi pelanggan seperti masuknya banyak SMS promosi berbagai produk dalam satu hari.
Menurut Budi, peraturan ini akan ditujukan bagi setiap operator telekomunikasi. "Bagaimanapun juga SMS yang keluar dari operator maka operator yang harus bertanggung jawab," ujarnya.
Budi mengatakan, peraturan ini akan ditujukan bagi broadcast SMS yang bernomor pendek atau berasal dari operator. Hal ini juga untuk membuat operator telekomunikasi memperketat operasional di internal perusahaan.

"Bisa saja broadcast SMS dilakukan oleh oknum dari operator telekomunikasi, sehingga operator harus memperketat pengawasan di tubuh operator sendiri," ujarnya.
Budi menambahkan, nantinya operator juga diharuskan mendapatkan izin dari pelanggan terkait pengiriman SMS promosi atau iklan. Izin dari pelanggan, salah satunya didapat ketika pelanggan melakukan aktifasi atau pendaftaran awal ketika membeli kartu perdana.

Selain itu, Budi mengatakan, pemerintah juga akan menertibkan oknum individu yang melakukan broadcast SMS menggunakan alat khusus. Alat khusus untuk mengirimkan banyak SMS sendiri banyak diperjualbelikan di pasar modern.
"Nantinya pemerintah akan menertibkan penjualan alat untuk memperbanyak SMS dalam satu waktu tanpa izin yang jelas di pasaran," ujarnya.

Budi menegaskan, nantinya yang akan melakukan pengawasan adalah Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia(BRTI). Terkait sanksi yang akan diberikan mulai dari hukuman dengan sampai kepada sanksi pencabutan izin usaha.
Budi juga memastikan peraturan yang hadir dalam bentuk Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo)ini, ditargetkan akan terbit maksimal akhir tahun 2013 ini. Saat ini, pembahasan peraturan larangan broadcast SMS sudah masuk ke tahap petunjuk teknis peraturan.
Read More...

Polisi Sita Mitan Oplosan

1 comment
* Dari Satu Tempat Penjualan di Meulaboh
* 21 Drum Bercampur Bensin



MEULABOH - Polres Aceh Barat, Rabu (30/1) sore menggerebek sebuah toko penjualan minyak tanah (mitan) di Desa Suak Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh dan menyita 21 drum mitan dicampur bensin. Operasi memburu mitan oplosan itu dilakukan polisi sehubungan banyaknya kasus terbakarnya warga saat menyalakan lampu teplok karena diduga mitan yang digunakan bercampur bensin.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai SIK menjawab Serambi membenarkan pihaknya menggerebek sebuah toko penjualan mitan di Desa Suak Ujong Kalak, Meulaboh sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (30/1).

Menurut Kapolres Aceh Barat, dalam penggerebekan yang dipimpin KBO Reskrim, Ipda Chairil Ansar itu ditemukan 21 drum mitan yang diduga dicampur bensin. Selain itu, polisi juga mengamankan 14 drum mitan lainnya yang tidak dioplos. “Tempat penjualan mitan yang digerebek itu tidak mengantongi izin,” ungkap Faisal Rivai.

Pemilik usaha bernama Fitri, menurut Kapolres Aceh Barat sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Sedangkan barang bukti berupa mitan bercampur bensin maupun yang belum dicampur sebanyak 35 drum tetap di lokasi kejadian namun sudah dipasangi police line.

Dijelaskan Kapolres Aceh Barat, operasi yang mereka lakukan sehubungan munculnya keresahan masyarakat akibat musibah beruntun terbakarnya warga saat menyalakan lampu teplok yang diyakini menggunakan mitan bercampur bensin.

Kapolres Aceh Barat mengatakan, sebelum menggerebek tempat penjualan mitan, polisi sudah turun ke lapangan bersama pihak Pertamina melakukan pemeriksaan mitan. Ternyata, ketika diperiksa secara kasatmata--termasuk penciuman dan uji bakar--diyakini ada campuran bensin. “Untuk kepentingan pengusutan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium,” katanya.

Fitri selaku pengelola tempat usaha mitan yang digerebek tersebut, kepada polisi mengaku mitan yang dijualnya dibeli dari Medan dan sebagian lainnya dari Pertamina Depo Meulaboh.

Sebelum menggerebek tempat usaha Fitri, polisi juga mendatangi beberapa lokasi lain di Meulaboh, seperti tempat perjualan mitan di Blang Beurandang (namun sudah tutup saat didatangi polisi), dan di Ujong Kalak namun mengantongi izin. 

Kepala Pertamina Depo Meulaboh, Anas Hasan yang ditanyai Serambi mengaku sudah dapat laporan ada penggerebekan satu tempat penjualan mitan oplosan. “Untuk memastikan lebih jauh kadar yang ada dalam mitan itu perlu diperiksa di laboratorium,” kata Anas.

Menurut Anas, selama ini permintaan mitan nonsubsidi di Pertamina Depo Meulaboh terjadi penurunan sehingga muncul tanda tanya dari mana pedagang mendapatkan mitan tersebut. “Dengan terungkapnya kasus ini diharapkan tidak terulang musibah yang menimpa masyarakat,” kata Anas Hasan.(riz)

Tak Ada Penebusan, Mitan Tetap Beredar
ADA keanehan dalam peredaran minyak tanah (mitan) di Aceh akhir-akhir ini. Menurut Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, Faisal Budiman, selama ini nyaris tidak ada lagi agen yang melakukan penebusan minyak tanah ke Pertamina. “Anehnya 

minyak tanah tetap saja beredar di masyarakat. Patut diduga minyak tanah itu berasal dari sumber yang tidak jelas,” kata Faisal menjawab Serambi, Rabu (30/1).

Menurut Faisal, tidak adanya agen yang menebus minyak tanah ke Pertamina karena harga jual eceran yang cukup mahal pasca-ditariknya minyak tanah bersubsidi dari seluruh Aceh. Dengan harga jual berkisar Rp 10.000 sampai Rp 12.000 per liter, menyebabkan agen tidak mampu menjual minyak tanah karena masyarakat tidak sanggup membeli.

“Nah, di lapangan kita lihat minyak tanah masih beredar. Ini tidak jelas sumbernya dari mana, sebab selama ini agen tidak melakukan penebusan ke Pertamina,” ujar Faisal.

Ia menduga kuat, bahan bakar yang digunakan sebagai minyak tanah itu berasal dari sumur tua di wilayah Sumatera Utara, yang tidak jelas standarnya. “Banyak minyak tanah yang tidak jelas sumbernya masuk ke Aceh, yang berasal dari sumur tua di wilayah Sumatera Utara. Ada indikasi seperti itu,” tandas Faisal Budiman.
Read More...

Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah Gelar Raker Fakultas

2 comments

BANDA ACEH – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh menggelar rapat kerja fakultas. Raker yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen FKH tersebut berlangsung di Hotel Hermes Banda Aceh, Kamis, 31 Januari 2013.

Tema yang diangkat dalam Raker tersebut adalah Akselerasi Peningkatan Kompetensi dan Soft Skill Lululsan Melalui Peningkatan Produktifitas Kinerja Laboratorium dan Mutu Akademik. Sejalan dengan tema tersebut di masa mendatang diharapkan mutu dan kapasitas dokter hewan di Aceh khususnya lulusan Unsyiah bisa meningkat.

“Dengan Raker ini kita harapkan mampu menjalankan program-program yang telah direncanakan untuk ke depan, dengan mendengar saran-saran dan pendapat dari para dosen dan mahasiswa untuk membangun FKH yang lebih baik ke depan,” ujar Dekan FKH, drh. Muhammad Ambal, kepada ATJEHPOSTcom.

Dalam Raker tersebut katanya juga dibahas rencana anggaran 2014 dan 2015 di fakultas tersebut. Ia mengatakan rencana program kegiatan 2013 di FKH seperti pengembangan ruang kelas, penataan landscape FKH, peningkatan jumlah mahasiswa masuk melalui pola roadshow dan beberapa program lainnya.
Read More...

Istri Wakil Gubernur Mualem Lepas Pasien Rumah Sakit Jiwa ke Jantho

Leave a Comment

BANDA ACEH - Istri Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Marlina Muzakir, melepas perpindahan 33 pasien Rumah Sakit Jiwa Aceh ke ruang kelas jauh yang berada di Jantho, Aceh Besar, Kamis 31 Januari 2013.

Pasien yang dipindahkan tersebut merupakan pasien yang hampir sembuh, di sana mereka akan dilatih bertani di area ruang kelas jauh Jantho.

“Kita berharap pasien yang dipindahkan dapat belajar banyak selama di Jatho. Keahlian bertani sangat dibutuhkan ketika mereka kembali ke masyarakat nanti. Ini proses rehab yang penting, saya akan menyertakan mereka ke sana,” kata Marlina.

Kepala Rumah Sakit Jiwa Aceh Abdul Karim mengatakan sudah tiga kali memindahkan pasien jiwa dari Rumah Sakit Jiwa di Banda Aceh ke ruang kelas jauh di Jantho.

“Semuanya, dengan yang diberangkat hari ini, ada 76 pasien,” katanya.
Read More...

Keren! Breakdancer Aceh Akan Gelar Street Show di Taman Sari

Leave a Comment

BANDA ACEH – Breakdancer Banda Aceh yang tergabung dalam Komunitas Nanggroe Break Chypherz (NBC) berencana menggelar street show di Taman Sari Banda Aceh setiap Sabtu malam.  Dengan begitu masyarakat yang berkunjung ke Taman Sari bisa mendapat hiburan gratis.

“Selama ini kami juga selalu menggelar latihan rutin setiap malam Minggu di Taman Sari, cuma belum terkonsep dengan baik, nah dengan konsep street show nanti kita nggak sekedar latihan,” ujar Ketua NBC, Nay, kepada ATJEHPOSTcom Rabu malam, 30 Januari 2013.

Konsep street show tersebut kata Nay, berupa gerakan bersama yang memiliki alur cerita. Gerakan-gerakan tersebut berdurasi sekitar 20 menit. Dengan adanya street show ini diharapkan bisa mengenalkan breakdance kepada masyarakat Aceh.

Selama ini katanya, pertunjukan-pertunjukan breakdance hanya ditampilkan di acara-acara khusus, sehingga masyarakat umum memiliki kesempatan terbatas untuk mengenal breakdance. Namun dengan konsep street show di tempat-tempat umum, masyarakat menjadi lebih nyaman untuk menonton. Diharapkan nantinya masyarakat Aceh bisa lebih terbuka untuk breakdance.

“Street show ini akan dimulai pada Februari nanti, mungkin sekitar minggu kedua. Kami akan buat koreo khusus selama 20 menit. Setelah itu baru latihan seperti biasa, biar pengunjung di Taman Sari terhibur,” kata Nay.
Read More...

PKS Persiapkan Presiden Baru

1 comment

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah membahas pengganti Lutfi Hasan Ishaaq dari posisinya sebagai presiden partai. Hal itu dilakukan pascapenetapan tersangka Lutfi Hasan Ishaaq oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).

"Kami sedang bahas konsekuensi dari kasus yang menimpa Pak Luthfi. Kemungkinan akan ada Plt (Pelaksana Tugas). Tapi (Plt) itu belum diputuskan," kata juru bicara PKS, Mardani Ali Sera saat dihubungi, Jakarta, Kamis (31/01/2013).
Anggota Komisi I itu mengaku pihaknya kini sedang mendalami kontruksi hukum yang menimpa Lutfi sebagai bagian dari penetapan tersangka. Ia mengatakan hari ini PKS akan memberikan pernyataan kepada publik.

Mardani menegaskan, jika pihaknya saat ini tengah mendalami terkait konstruksi hukum atas kasus Luthfi. "Nanti sore kami akan buat pernyataan," imbuhnya.
Ketika ditanyakan apakah PKS melihat ada kejanggalan dalam kasus tersebut, ia menyerahkan penilaian itu kepada publik. Namun ia tetap menilai ada kejanggalan dalam kasus tersebut.
"Pasal 12a dan 12b merupakan pasal penyuapan. Tapi Pak Luthfi tidak bertemu, tidak menerima dan tidak berjanji. Meski demikian, kami hormati KPK," pungkasnya.

LHI sendiri disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 aytat 1 ke-1 KUHP. Dia disangkakan menerima suap Rp 1 miliar terkait pengurusan daging sapi impor Pt Indoguna Utama (PT IU).
Read More...

Misteri Mitan Penebar Maut

Leave a Comment

MESKI korban terbakar akibat sambaran api dari lampu teplok terus berjatuhan, bahkan ada yang meninggal dunia, namun hingga kini belum ada kejelasan apakah benar minyak tanah (mitan) yang digunakan sebagai bahan bakar bercampur bensin atau karena faktor-faktor lain.

Seperti diberitakan selama ini, musibah warga terbakar akibat sambaran api lampu teplok terjadi beruntun di Kabupaten Aceh Barat. Musibah pertama menimpa adik abang, M Zalif Yasin (12) dan Wahyudi (5), warga Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI pada akhir Oktober 2012. Berikutnya, hampir sepanjang Januari 2013, musibah serupa terjadi secara beruntun di berbagai desa dalam kecamatan lainnya di Aceh Barat. Seorang di antaranya meninggal dunia.

Selain di Aceh Barat, sebuah rumah milik Nyakmah alias Nuraini (50), warga Gampong Persiapan Alue Dawah, Aceh Barat Daya (Abdya), terbakar, Rabu (23/1) malam. Kebakaran rumah janda Nyakmah itu disebut-sebut ada kaitan dengan penggunaan bahan bakar mitan bercampur bensin untuk lampu teplok di rumahnya. Baik kasus di Aceh Barat maupun Abdya sedang dalam pengusutan polisi.

Pihak Pertamina Medan mengaku sudah mendapat laporan terkait dugaan adanya praktik pengoplosan mitan yang berdampak pada jatuhnya korban di Aceh. Namun pihak BUMN yang mengurusi soal minyak dan gas bumi ini belum berani memastikan kebenaran isu pengoplosan tersebut karena masih harus melalui uji laboratorium.

“Kita sudah terima laporan soal isu pengoplosan itu. Namun untuk kebenarannya harus dilakukan uji laboratorium,” kata  Asisten Customer Relation FRM Region I Pertamina Medan, Sonny Mirath, menjawab Serambi, Rabu (30/1).

Pihaknya mengaku tidak mengetahui dari mana asal minyak tanah yang digunakan tersebut, apakah produk Pertamina atau bukan. Kemungkinan, sambung Sony, minyak yang digunakan ada hubungan dengan kilang-kilang liar milik penduduk yang tempo hari pernah ditangkap di kawasan Langkat, Sumatera Utara.

“Yang bisa kita katakan adalah, sebaiknya konsumen membeli di agen minyak tanah resmi Pertamina. Pertamina menjamin kualitas apabila dibeli di agen resmi,” demikian Sony Mirath.
Read More...

Ratusan TNI Donor Darah di Kantor Serambi

1 comment

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 350 porsenil  TNI Garnizun Banda Aceh, Kodam IM, melakukan donor darah di Kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang, Aceh Besar, Rabu (30/1/2013).

Kegiatan donor itu sebagai rangkaian memperingati HUT ke-24 Serambi Indonesia (9 Februari 1989-- 9 Februari 2013).

Waasops Kasdam IM, Letkol Inf Terry Tresna Purnama,  mengaku kehadiran personil TNI sebagai partisipasi membantu meringankan beban masyarakat.  Darah di Aceh atau Banda Aceh sangat dibutuhkan karena memang masih minim.

"Semoga semua darah yang kita sumbangkan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan darah, insya Allah kami siap membantu," ujar  perwira TNI itu.(*)
Read More...

KWPSI Gelar Pengajian dan Maulid

Leave a Comment

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) melaksanakan pengajian sekaligus peringatan hari kalahiran (maulid) Nabi Besar Muhammad SAW, di Rumoh Aceh Kopi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (23/1/2013) malam. Pengajian yang diikuti kalangan wartawan dan unsur lainnya ini, diisi dengan ceramah tentang sejarah kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW, oleh Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kota Banda Aceh, Tgk Mulyadi Nurdin Lc, MH.

Koordinator KWPSI Yuswardi Mustafa menyebutkan, pengajian dan peringatan maulid ini terlaksana atas kerja sama KWPSI dengan pihak Rumoh Aceh Kopi Luwak, Ikadi Banda Aceh, dan Lembaga Rumoh Manuskrip (Ruman) Aceh. Yuswardi berharap, pengajian dan peringatan maulid malam ini akan menjadi awal dari agenda pengajian rutin yang akan dilaksanakan oleh KWPSI.

“Insya Allah, KWPSI akan melaksanakan pengajian rutin. Ini sebagai usaha kami untuk memperdalam ajaran Islam, sekaligus sebagai upaya menjalankan perintah Allah yang meminta kita untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka,” kata Yuswardi.

Unsur KWPSI Zainal Arifin M Nur menyebutkan, misi KWPSI untuk mengadakan agenda pengajian rutin mendapat sambutan dari pihak Rumoh Aceh, Ikadi Banda Aceh, dan Lembaga Ruman Aceh. Pasalnya, pengajian mingguan yang dilaksanakan oleh tiga lembaga ini telah vakum sejak Ramadhan 1433 atau Juli 2012 lalu.

“Saya pikir kita tinggal bekerja sama dengan pihak Rumoh Aceh, Ikadi, dan Lembaga Ruman Aceh untuk melanjutkan kembali pengajian ini, sehingga akan kajiannya akan lebih mendalam,” ujar Zainal.

Amatan Serambinews.com, selain diikuti para pengurus inti KWPSI, pengajian dan maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri oleh Direktur Dayah Baitul Arqam Sibreh, H Zul Anshary Lc, Ketua Lembaga Rumoh Manuskrip Aceh, Tarmizi A Hamid, dan unsur lainnya.

Tgk Mulyadi Nurdin dalam ceramahnya mengulas panjang lebar tentang sejarah kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW dalam membawa dan membumikan ajaran Islam di jazirah Arab. Tgk Mulyadi juga menceritakan tentang sejarah peringatan maulid Nabi Muhammad yang digagas oleh pejuang Islam Shalahuddin Al Ayyubi, pada abad ke-12 Masehi.

Pengajian berlangsung menarik karena dilanjutkan dengan diskusi. Peserta pengajian cukup antusias bertanya tentang sejarah Nabi Muhammad, terutama mengenai mukjizat dan sejarah serta tujuan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Peserta pengajian yang berjumlah 20 orang juga mendapatkan buku “Shalahuddin Al-Ayyubi Sang Pembebas Al-Aqsa” yang dibagikan gratis oleh penerbit Yayasan Al-Mukarramah Banda Aceh.(*)
Read More...

PENGAWAS SEKOLAH DILATIH UNTUK TINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PIDIE

1 comment

SIGLI, Senin (28/01-2013) Pemerintah Kabupaten Pidie berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, terkait dengan hal tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pidie H. Said Mulyadi, SE, M.Si membuka pelatihan bagi pengawas sekolah Sekabupaten Pidie Tingkat TK, SD, SMP dan SMA yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan setempat selama enam hari dan dikuti oleh 60 peserta, demikian dikatakan Kepala Bagian Humas Sekdakab Pidie Muhammad Haris, SSTP.


          Sementara itu Sekdakab Pidie Said Mulyadi dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan untuk bekal bagi pengawas sekolah sehingga kelak mereka mengerti dan mampu menjadi pengawas sekolah yang baik,” Pengawas sekolah bukan suatu pekerjaan yang mudah, sebab  peran mereka yang sangat sentral dalam hal proses peningkatan mutu peningkatan”.

         Lebih lanjut Said Mulyadi mengharapkan melalui pelatihan tersebut para pengawas sekolah mampu menjadi supervisi yang handal untuk meningkatkan kualitas guru yang kemudian akan berimbas ke peningkatan mutu pendidikan Kabupaten Pidie secara keseluruhan yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu pendidikan daerah dan nasional, juga mampu meraih prestasi terbaik di bidang pendidikan. ,”Kita sangat menaruh harapan besar kepada para pengawas sekolah yang akan mengikuti pelatihan ini demi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pidie kelak dan mampu meraih prestasi terbaik baik tingkat daerah maupun tingkat nasional nantinya”. Demikian harap Sekdakab Pidie.  (adi)

Read More...

TERMINAL TERPADU KOTA SIGLI DALAM JUMAT BERSIH PEGAWAI DISHUBKOMINFO KABUPATEN PIDIE

2 comments

SIGLI, Jumat (25/01-2013) Karyawan dan Karyawati Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pidie memanfaatkan Gerakan Jumat Bersih untuk melakukan Gotong Royong di lokasi Terminal Terpadu Kota Sigli, yang dipimpin oleh Sekretaris Dishubkominfo Drs.Maimun Ibrahim, M.Si,  dimana, sekitar lokasi taman terminal Bus tersebut sebelumnya banyak sekali sampah dan rumput liar yang tersumbat dalam riol/got sehingga menjadi sarang nyamuk, demikian juga dibelakang pertokoan terminal penuh dengan semak dan rumput. Dengan dilaksanakannya gerakan kebersihan oleh pegawai Dishubkominfo itu kini jelas mulai kelihatan terang dan bersih.

Sekretaris yang juga bersama Kabid Darat dan kabit Laut serta Kabid Kominfo, mengerahkan anggota di Bidang masing-masing dalam membersihkan terminal terpadu ini.

           Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pidie Azhari Yacob, SH melalui sekretarisnya mengatakan bahwa,” Kita gunakan tenaga pegawai Dishubkominfo  merupakan bagian pengabdian dan amal bakti kita untuk masyarakat luas secara suka rela dan kali ini membenah kebersihan terminal Kota Sigli dan sekitarnya yang selama ini kelihatan tidak bersih,” lagi pula tambah Azhari Yacob setiap jumat  akan kita lakukan gerakan kebersihan atau gotong royong dikantor termasuk olah raga, jumat ini saja mengajak pegawai berpartisipasi dilokasi terminal bus dan hal ini mengingat keadaan sangat mendesak karena keterbatasan dana serta tidak akan bersih dengan satu hari saja,
Namun demikian semua karyawan tidak ada yang mengeluh dan mereka bekerja dengan semangat secara kebersamaan.” demikian sebut Azhari Yacob .

           Ia mengharapkan, kepada masyarakat khususnya pedagang di lokasi terminal supaya dapat mentaati semua ketentuan terutama yang menyangkut dengan masalah kebersihan dan tidak membuang kotoran sampah sembarangan disekitar lokasi terminal, hal ini demi untuk kita semua dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat  harap Kadishubkominfo Pidie, selanjutnya semua karyawan Dishubkominfo merasa sangat berbahagia untuk melakukan kerja yang mulia ini, direncanakan akan diteruskan setiap jumat pagi melalukan pembersihan untuk lokasi Mesjid, Pesanteren dan tempat yang dianggap bermanfaat untuk masyarakat banyak dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman, ujar Kadis Hubkominfo Pidie tersebut. 

Muhammad, salah satu masyarakat yang singgah di terminal tersebut sangat mengharapkan kepada pihak terkait untuk dapat menambah atau memperbaiki fasilitas yang belum ada atau yang sudah tidak berfungsi lagi, perlunya sumur bor untuk air bersih hingga 4 titik, perlu pembangunan toilet yang baru, perbaikan atap yang bocor, rehap dinding yang retak, perbaikan pintu yang rusak, pemasangan aliran listrik loket secara elektrik, musala serta tempat wuduk yang memadai, jalan setapak antara musala dan toilet, serta pos jaga dan palang keluar masuk terminal dan beberapa  fasilitas pendukung lainnya.(adi)

Read More...

KADISHUBKOMINFO HARAPKAN DISIPLIN PNS & MENJADI TEAM YANG KUAT

Leave a Comment

SIGLI, Senin 21/01-2013. Sebagaimana biasa kegiatan apel pagi bagi setiap pegawai negeri sipil dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie rutin dilaksanakan untuk memulai kegiatan perkantoran,seperti yang dilakukan di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pidie untuk meningkatkan kedisiplinan para pegawai sehingga nantinya terbiasa dan akan lahir sikap mampu menghargai waktu untuk lebih produktif dalam memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya program yang telah direncanakan untuk mencapai masyarakat Pidie yang lebih sejahtera.

Dalam apel pagi perdana dengan kepala dinas yang baru Azhari Yacob, SH. pada Senin 21/01-2013 karyawan karyawati Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pidie mendapatkan arahan langsung dari kadis yang baru tersebut yang mengharapkan kepada semua pegawai untuk dapat memberikan dukungan dan masukan yang positif demi lancarnya semua program yang ada di dinas yang bersangkutan,” Mengingat saya sebagai manusia biasa yang tentunya sangat banyak kekurangan bila dibandingkan dengan kelebihan maka disini saya selaku kepala dinas yang baru berdasarkan kepercayaan Bupati Pidie sangat mengharapkan dukungan dari semua pegawai Dishubkominfo ini untuk dapat memberikan kontribusi ke depan demi pembangunan Pidie yang  lebih baik dan lebih sejahtera”.

Lebih lanjut Kadishubkominfo mengatakan bahwa “kalau selama ini para pegawai sedikit kurang disiplin dalam mengikuti apel pagi tentunya sangat mempengaruhi kesehariannya dan terbiasa dengan hal yang tidak positif ke depan harus kita arahkan untuk lebih memperhatikan apel pagi disamping hal lain yang memang juga sangat perlu mendapatkan perhatian, seperti pembinaan staf oleh para Kasie dan lain sebagainya sehingga nantinya sudah merasa sebagai sebuah kebutuhan dan terus terbiasa dalam meningkatkan kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”. 

Terakhir Kadis memperkenalkan Drs. Maimun Ibrahim, M.Si (sekretaris yang baru)  kepada seluruh pegawai yang hadir, karena Sekretaris yang baru ini, Mantan Kabag Santel & PDE di Setdakab Pidie, yang bersangkutan yang sangat membantu beliau karena memiliki kemampuan lebih di bidang IT (hobby) bila dibandingkan dengan pegawai yang ada lainnya.
Semoga nantinya Pimpinan dan Staf di Dishukominfo dapat disiplin serta menjadi Team yang kuat, untuk mengapai visi & misi Kabupaten kini dan esok. (adi)

Read More...

Lintas Bireuen-Takengon Macet

1 comment
* Banyak Kendaraan Terperangkap Lumpur


BANDA ACEH - Ratusan kendaraan dari dan menuju Takengon, Rabu (26/12), dilaporkan terperangkap di jalan berlumpur yang berada di kilometer (KM) 26-29. Akibatnya arus lalu lintas Bireuen-Takengon menjadi macet.

Di antara kendaraan yang terjebak lumpur tersebut, salah satunya adalah rombongan PJ Bupati Aceh Tengah bersama pimpinan dan anggota DPRK. Mereka berangkat dari Takengon untuk mengikuti kegiatan gladi resik pelantikan bupati/wakil bupati terpilih di Banda Aceh.

PJ Bupati Aceh Tengah, Mohd Tanwir di dampingi Kabag Humasnya, Windi Darsa, mengungkapkan, pihaknya berhasil keluar dari jebakan lumpur karena kendaraan dinas yang dikendarai adalah jenis double cabin. 

“Sedangkan kendaraan yang tidak memiliki gardang dua umumnya tersangkut di jalan yang berlumpur itu,” kata Tanwier kepada Serambi, seusai acara gladi resik di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, kemarin.

Ia menjelaskan, kondisi jalan berlumpur itu terjadi bila hujan turun, karena badan jalan yang dilebarkan belum dilakukan pengerasan dengan sirtu (pasir dan batu) yang cukup. Selain itu, pada pinggiran badan jalan juga belum dibangun parit pembuangan air yang turun dari atas bukit.

Ia berharap Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh dapat segera menangani jalan tersebut karena berpotensi memacetkan arus transportasi dari Takengon dan Bener Meriah ke Bireuen. “Sebab satu hari saja arus transportasi terputus, ribuan unit kenderaan penumpang dan barang bisa menumpuk di ruas jalan tersebut,” ujarnya.

Kalau ini terjadi, sambung Tanwier, akan memberikan dampak buruk yang sangat luas. Ratusan ton sayur akan membusuk karena tidak bisa dikirim ke luar daerah tepat waktu. Petani dan pedagang pengumpul juga akan rugi besar. “Selain itu, Kabupaten Bener Meriah dan Takengon akan mengalami krisis BBM karena masih tergantung dari Depo BBM di Lhokseumawe,” ujarnya.

Terkait hal itu, Wakil Ketua II DPRA, Drs H Sulaiman Abda MSi meminta Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh segera melakukan perbaikan di badan jalan yang rusak tersebut.

Ia mengaku, banyak menerima SMS yang berisi keluhan dari para sopir. “Sejak pagi sampai siang kemarin, saya terus  menerima SMS mengenai keluhan dari para sopir dan pengenderaan kenderaan yang melintas di jalan Bireuen-Takengon,” ujar Sulaiman Abda.(her)

BMCK: Akan Diatasi
KEPALA Dinas BMCK Aceh, Ir Rizal Aswandi, didampingi Kasatker Proyek Jalan Takengon-Bireuen, Safaruddin, mengatakan akan segera mengatasi ruas jalan yang berlumpur tersebut.

“Pada ruas jalan di bawahnya, yaitu KM 25, saat ini sedang ada pekerjaan pelebaran badan jalan sepanjang 300 meter. Kita akan minta rekanan yang sedang bekerja membantu meratakan kembali badan jalan yang berlumpur di KM 26,” ujarnya.

Safaruddin mengatakan, pelebaran badan jalan pada KM 26-29 itu telah selesai pada tahun ini, dan akan dilanjutkan dengan pekerjaan pemeliharaan badan jalan, yaitu pengerasan dan pembuatan drainase badan jalan.

Menurut dia, badan jalan sebenarnya sudah sangat lebar mencapai 9-16 meter. Tetapi karena parit belum dibuat dengan baik, air hujan yang turun dari atas bukit menumpuk di atas badan jalan. Akibatnya, banyak mobil terperosok ke dalam lumpur dan membuat arus transportasi jadi macet.

“Mobil-mobil yang terperangkap lumpur, satu persatu sudah ditarik. Kita telah siapkan alat berat untuk mengatasi badan jalan yang berlumpur itu,” ujar Safaruddin.
Read More...

Sopir Mopen Demo DPRK Agara

Leave a Comment
* Protes Penyaluran BBM di SPBU


KUTACANE - Puluhan sopir mobil penumpang dan pikap Kutacane, Agara menggelar demonstransi, memprotes penyaluran BBM bersubidi di SPBU yang lebih mengutamakan pedagang eceran dibandingkan mereka. Aksi para sopir ini yang berdemo ke gedung DPRK sempat memacetkan ruas jalan Jalan Ahmad Yani, Kutacane pada Selasa (29/1) pagi.

Mogoknya angkutan umum ini yang melayani rute Darul Hasanah, Badar, Ketambe ke Kota Kutacane juga telah menyebabkan para pelajar, masyarakat atau juga pegawai telantar. Sehingga, sebagian harus menumpang mobil pribadi atau juga dijemput pihak keluarga ke tempat tujuan, seperti sekolah, perkantoran dan lainnya.

Kedatangan para sopir ini disambut oleh Kapolres Agara, AKBP Trisno Riyanto; Wakil Ketua DPRK, Syahbuddin BP, dan anggota DPRK, Rasidun Pagan, Bukhari Selian, Marhusin Beroeh, Erdarina Pelis, Sopian, Budimansyah, Syamsiar, termasuk Wabup Agara, Ali Basrah. Para sopir angkutan diperbolehkan masuk ke ruang sidang untuk berdialog di bawah pengawasan aparat kepolisian.

Koordinator mobil pikap, Armianto dalam paparannya mengatakan, penjualan BBM bersubsidi di SPBU telah dibatasi, tetapi sebaliknya, kepada pengecer yang membawa jeriken besar tidak dibatasi. Padahal, sebutnya, petugas keamanan ikut mengawasi penyaluran BBM, namun tidak juga berjalan efektif, sehingga harga solar atau bensin bersubsidi naik, antara Rp 7.000-Rp 10.000/liter.

“Kenaikan harga BBM eceran ini sangat memberatkan para awak angkutan, karena untuk mendapatkan di SPBU sangat sulit, kalaupun ada terbatas,” katanya. Dia meminta dewan ikut mengawasi dan harus ada tindakan nyata untuk menertibkan pedagang eceran di SPBU Kampung Melayu di Kecamatan Babussalam, dan Lawe Kihing di Kecamatan Bambel. 

Hal senada juga diungkapkan Munir, salah seorang sopir angkutan umum. Dia menyatakan para pedagang eceran sangat mudah mendapatkan BBM di SPBU, tetapi tidak untuk mobil penumpang atau juga angkutan barang. M Ali Bugar, juga seorang sopir angkutan menyatakan pedagang eceran menjamur di sepanjang ruas jalan dalam dan luar kota.

Dia mengungkapkan: “Saya pernah mencoba mengisi solar di salah satu SPBU, tetapi tidak diberikan, padahal seorang pedagang eceran sedang mengisi solar ke jerikennya. Sehingga, saya harus membeli solar di pedagang eceran dengan harga Rp 5.000/liter atau naik Rp 500 dari harga resmi Rp 4.500/liter.”

Anggota DPRK Agara, Rasidun Pagan dalam tanggapannya menyatakan penertiban pedagang eceran BBM harus tegas dan nyata. Erdarina Pelis, juga mengungkapkan hal sama, termasuk Bukhari Selian yang menyatakan penertiban harus ada kesungguhan eksekutif. Seusai berdialog, para sopir ini membubarkan diri sekitar pukul 12.00 WIB dan pulang tanpa mengangkut penumpang lagi.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Aceh Tenggara (AMPAT), jga melakukan aksi demo ke DPRK Agara di Kutacane, Kecamatan Babussalam, Kamis (1/11/2012). Para demonstran ini menuntut penertiban BBM bersubsidi yang disalurkan melalui SPBU. Mereka juga menuntut penertiban pedagang eceran yang berjualan dengan jeriken.
Read More...

Satpol PP Singkil Gencarkan Razia PNS

Leave a Comment

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Singkil, Selasa (29/1/2013) menggencarkan razia terhadap pegawai negeri sipil (PNS) yang berkeliaran saat jam kerja. Razia serupa juga dilakukan terhadap hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya dan fasilitas umum.

Komandan Operasi Satpol PP Aceh Singkil, Abdullah mengatakan, razia PNS dalam upaya menegakan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, Tentang Disiplin PNS. Sedangkan penertiban hewan menegakan Qanun Aceh Singkil Nomor 4 Tahun 2003. 

"Bagi PNS yang terjaring razian dipanggil untuk pembinaan. Razia PNS mencegah berkeliaran saat jam dinas Kami menegakan PP 53 Tahun 2010," kata Abdullah, saat razia PNS di Pelabuhan Pulau Sarok, Singkil.
Read More...

Butuh Rp 140 M untuk Rehab Geumpang, Mane, dan Tangse

Leave a Comment

SIGLI - Gempa darat berkekuatan 6 SR pada Selasa subuh, 22 Januari 2013 memunculkan berbagai kerusakan di Kecamatan Geumpang, Mane, dan Tangse, Kabupaten Pidie. “Butuh lebih Rp 140 miliar untuk merehab berbagai kerusakan akibat gempa di ketiga kecamatan itu,” kata Bupati Pidie, Sarjani Abdullah.

Menanggapi proposal yang sudah diusulkan ke Gubernur Aceh sebesar Rp 41,7 miliar untuk kepentingan serupa, menurut Sarjani usulan itu belum disetujui. “Ibaratnya kita meminta. Tapi yang jelas rehab total semua kerusakan bisa mencapai Rp 140 miliar lebih,” kata Sarjani menjawab Serambi seusai meresmikan PAUD Iqra di Desa Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara, Pidie, Sabtu (26/1).

Menurut Sarjani, hingga kini penanganan korban gempa terus dilakukan pihaknya. “Saat ini sudah dipasang sebanyak 76 tenda. Logistik diperkirakan masih cukup,” ujar Bupati Pidie.

Bupati Pidie membenarkan ada tiga sekolah harus belajar di tenda, yaitu SMP 1, SMP 2, dan SMP Alue Landong, Kecamatan Mane. “Kita tidak punya alternatif gedung lain. Kita upayakan pada masa tanggap darurat bisa selesai,” tukasnya.

Masa tanggap darurat, menurut perkiraan Sarjani bisa satu tahun. Karena kerusakan terjadi cukup parah termasuk 10 masjid dan 21 gedung sekolah. “19 gedung sekolah bisa direhab, dua lagi terpaksa harus rehab total yakni SMP 1 dan SMP 2 Mane,” katanya.

Bupati Pidie menyerukan masyarakat bersabar menanti proses pemulihan pascabencana. “Untuk korban kerusakan rumah juga tidak bisa serta merta terus dibangun baru. Kita upayakan dulu bisa tidur malam di tenda. Kalau rumah pasti dibangun, tapi butuh proses dan dana banyak,” demikian Sarjani Abdullah.
Read More...

Selasa, 22 Januari 2013

Unigha Gelar Pemira Presma Periode 2013-2014

Leave a Comment

Sigli - Dewan Legesatif Mahasiswa (DLM) Universitas Jabal Ghafur Sigli (Unigha) Sigli, menggelar Pemilihian Raya (Pemira) Presiden Mahasiswa (Presma) Unigha, periode 2013-2014. Acara tersebut dilaksanakan di gedung Leuguna komplek kampus Jabal Ghafur, Indra Jaya, Kab.Pidie, Aceh, Sabtu (29/12),  dimulai pukul 09.00-17.00 WIB, dan diikuti oleh ribuan pemilih.

Ketua Panitia, Rayzatul Akmal, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun dan merupakan pogram mahasiswa Unigha setiap tahunnya yang harus dilaksanakan oleh DLM Unigha, selaku Legeslatif Mahasiswa dan dianggarkan oleh kampus Jabal Ghafur.

“Pemira  ini bertujuan untuk membantu legalitas kampus dimana setiap kampus harus memiliki organisasi kemahasiswaan, salah satunya Pemerintahan Mahasiswa (Pema) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),” jelas mahasiswa Fakultas Teknik tersebut  kepada wartawan saat jumpa persnya di kampusnya.

Rektor Unigha, Prof Bansu Irianto Ansari, kepada wartawan meminta kepada Presma terpilih nanti untuk dapat bekerja sama dengan birokrasi dalam hal memajukan kampus untuk menjadi lebih baik kedepan, dan dia harus menjadi panutan mahasiswa sebagai pemimpin mahasiswa, pintanya. Selain itu dia mengharapkan kepada Presma terpilih jangan ada kepentingan lain dibalik ini selian kepentingan kemajuan kampus.
Read More...

Kabur Takut Ditilang Polisi, ABG Tabrak Gerbang Telkom

Leave a Comment

Sigli – Rahmad Gunawan (19), warga Meunasah Mesjid, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh, terpaksa dilarikan ke Balai Pelayanan Umum Daerah (BLUD) RSU Sigli, serta mendapatkan belasan jahitan di kirinya akibat menabrak gerbang PT. Telkom Sigli, karena mencoba menghindari Polisi lalulintas yang mencoba menghentikannya karena tidak memakai helmet.

Rahmad, kepada AtjehLINK menceritakan, awal mulanya kejadian dia bersama teman wanitanya, beranjak dari Kota Sigli arah ke Padang Tijie, kemudian tepat di depan nasi goreng Ie Leubeu, personil lantas Polres Pidie, yang kebetulan didepannya memperingatkan untuk memakai helmet.

Karena takut ditilang, maka dia mencoba kabur ke seberang jalan dengan membelokkan motornya dan melaju  cepat ke arah Pukesmas Kota Sigli, tiba-tiba saja secara kebetulan muncul juga mobil Patwal Lantas dari arah polres menuju Kota Sigli, demi menghindari tabrakan dengan mobil tersebut, dia mengarahkan lajunya ke arah pintu gerbang Telkom, ceritanya saat masih dalam perawatan di UGD BLUD RSU Sigli.

Hinga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak Satlantas Polres Pidie terkait kecelakaan tersebut.
Read More...

Jenazah Mengapung di Sungai Garot Terindentifikasi

Leave a Comment

Sigli – Jenazah yang ditemukan di sungai Krueng Baro, Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Indra Jaya, Pidie, Aceh, Selasa (08/01) pagi tadi, terindifikasi bernama Teuku Ismail, (65 tahun), warga Kampung Melayu, Kecamatan Indra Jaya. Hal tersebut diungkapkan keluarga korban, Muhammad, yang melihat langsung korban di kamar jenazah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli.

Muhammad, membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarganya yang sudah sejak dua hari lalu menghilang. “Benar bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga kami yang sudah menghilang sejak dua hari lalu, kami juga tidak menyangka jika akhirnya harus menemukan kembali anggota keluarga kami ini dengan kondisi seperti ini,” ujarnya.

Selain itu, Muhammad juga mengatakan bahwa korban mengalami ganguan jiwa dan sering kumat setiap bulannya.

Kasus temuan mayat yang sempat menggegerkan warga tersebut saat ini sudah ditangani oleh Kepolisian Resort (Polres) Pidie dan sedang dalam tahap penyelidikan.

Sebelumnya, warga Garot digemparkan dengan penemuan  mayat lelaki lanjut usia tanpa identitas, di sungai Kreung Baroe, tepatnya di belakang Masjid Garot, Gampong Masjid Garot, Kecamatan Indra Jaya, Pidie, Aceh, Selasa (08/01) pagi, dengan kondisi mengenaskan karena pada tubuh korban dipenuhi luka-luka.
Read More...

Gempa, Ratusan Warga Sigli Berhamburan Keluar Rumah

Leave a Comment

Sigli – Gempa bumi berkekuatan 6,0 pada Skala Richter  yang terjadi di Kabupaten Aceh Jaya, juga dirasakan di Kabupaten Pidie,  meskipun tidak berpotensi Tsunami, ratusan warga  Kota Sigli saat itu sempat berhamburan keluar rumah dan pertokoan akibat panik, Kamis (10/1).

Diky Zulkarnain, warga Bereunuen, yang kebetulan saat itu berada di sebuah warung kopi mengatakan, dia sempat panik saat gempa terjadi sehingga dia langsung keluar dari warung. “Iya panik, soalnya goncangannya sangat terasa, karena di ruko saya langsung keluar, takut rukonya runtuh, sampai diluar ternyata juga sudah sangat banyak orang,” kata dia kepada AtjehLINK.

Sebelumnya diberitakan, Gempa bumi berkekuatan 6,0 pada Skala Richter kembali mengguncang Aceh. Gempa berkedalaman 65 km tersebut berpusat di 77 km Barat Daya Kabupaten Aceh Jaya, dengan Lokasi: 4.52 LU-95.04 BT sekitar pukul 20:47 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Read More...

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Delima, Satu Warga Terluka

Leave a Comment

Pidie – Dua unit rumoh Aceh serta 1 unit rumah permanen miliknya Alm Cut Ni, Syeh Uma dan Sabirin, hangus terbakar di Gampong Kerumbok Are, Delima, Pidie, Kamis (10/1) sekira jam 22.00 WIB. Kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam insiden itu, salah satu pemilik rumah yang terbakar, Syeh Uma (60), terpaksa harus dilarikan ke RSU Sigli akibat luka bakar di punggungnya saat hendak membawa ibunya keluar dari rumah.

Menurut saksi mata, Safwan, api berasal dari rumah Syeh Uma yang berkontruksi kayu (rumoh Aceh) sekira pukul 22.00 WIB, sesaat setelah listrik menyala. “Karena sebelum kejadian listrik sempat padam, mungkin api akibat korselting listrik,” katanya .

Menurut Pengamatan, api hingga pukul 00.00 WIB masih menyala hebat.
Read More...

Hujan di Gunung, Banjir di Pidie

Leave a Comment

Pidie - Banjir dengan ketinggian 1 meter menerjang Desa Teupin Raya, Kecamatan Keude Teupin Raya, Pidie, malam ini (29/1).

Banjir yang disebabkan dari luapan sungai Teupin Raya tersebut tidak diduga oleh masyarakat karena dikawasan mereka tidak terjadi hujan.

Salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyatakan banjir tersebut disebabkan karena terjadinya hujan lebat dikawasan hulu sungai Teupin Raya.

“Banjir ini karena hujan gunung makanya sungai meluap walaupun disini tidak hujan tapi kalau digunung sudah hujan pasti begini kejadiannya (banjir-red),” ujar warga tersebut.

Warga pun terlihat sudah mulai memindahkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih aman dari jangkauan banjir.

Para Santri di Pesantren Jeumala Amal yang berada di Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya pun sudah mulai mewaspadai luapan air sungai Teupin Raya dengan mengamankan barang-barang mereka dari jangkauan banjir.

Jika hujan dihulu sungai Teupin Raya masih terus terjadi maka diperkirakan puncak banjir akan terjadi pada pukul 02:00. Wib dini hari nanti.
Read More...

Presiden PKS Silaturahmi ke Sigli

Leave a Comment

Sigli - Rombongan Safari Dakwah III Wilayah Sumatera, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pagi tadi sekira pukul 06.30 WIB, tiba di Pendopo Bupati Pidie, (Sabtu,12/13).

Presiden PKS Indonesia, Luthfi Hasan Ishaaq, yang turut dalam rombongan safari dakwah itu juga menggelar sarapan bersama di tepi laut yang berada tepat di depan pendopo Bupati didampingi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Ustadz Raihan Iskandar, dan M Nasir Djamil,  serta ratusan kader dan simpatisan partai peraih suara terbanyak ke empat pada Pemilu Legislatif 2009 tersebut.

Dalam kunjungan 30 menit tersebut, Luthfi menerangkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menyiarkan dakwah guna memantapkan kader partai serta mempererat tali silaturahmi antar sesama kader serta simpatisan yang berada di Kota Sigli dan sekitarnya.

Ia menambahkan, meski hanya beralasan tikar seadanya, pertemuan singkat tersebut berjalan dengan khidmad dan dinilai sangat bermanfaat bagi kader untuk meningkatkan kemajuan budaya Islam di Aceh khususnya
Read More...

Kunjungan Kerja Kapolda Aceh Soroti Aliran Sesat

Leave a Comment

Pidie – Rombongan Kapolda Aceh dan perwakilan Kodam Iskandar Muda Kababinminvetcad Kol Inf Hendrawan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie, Rabu (16/1).

Pukul 09:30 WIB, rombongan Kapolda Aceh tiba di Yon Armed 17/RC di Cot Padang Nila, Padang Tiji. Rombongan diterima oleh Danyon Armed 17/RC  Letkol Arm Herdi Eka Wijayanto.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menjabarkan tujuan kunjungan yang bermaksud membangun tali silaturrahmi antara TNI-Polri. Lebih jauh ia berharap kunjungan semacam ini dapat menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam melaksanakan tugas negara.

Menurut Kapolda, banyak hal yang perlu dicermati dalam menghadapi masyarakat. Diantaranya masalah aliran sesat yang perlu disikapi secara bersama-sama antar instansi terkait. Terkait tingginya angka kecelakaan lalu-lintas, Kapolda menghimbau agar aparat TNI dan Polri untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam disiplin berlalu-lintas.
Read More...

Gempa Menjelang Subuh, Pidie Berduka

1 comment

Pidie – Gempa yang mengguncang Aceh menjelang waktu Subuh tadi, Selasa (22/1) pukul 05:22 WIB dengan kekuatan 6,0 SR, membuat ambruk sejumlah rumah dan toko di Geumpang, Tangse, Pidie. Akibat gempa yang berpusat di 15 KM barat daya Kota Banda Aceh itu (data BMKG), satu warga meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan dan belasan warga lainnya luka-luka.

Di Gampong Manee Cot, Manee, Pidie 26 rumah warga rusak berat, 2 unit meunasah rusak, sedangkan di Gampong Simpang Tutue 24 rumah rusak ringan. Sementara di Keude Tangse 18 ruko rusak ringan dan 1  rusak berat. Di Gampong Blang Dot juga dilaporkan 3 Ruko rusak ringan,  22 rumah warga juga rusak, 15 diantaranya rusak berat. Selain itu satu unit bangunan Bank Aceh Tangse juga mengalami kerusakan.

Getaran Gempa juga membuat rusak ringan mesjid dan meunasah di kawasan itu, 2 unit Pustu, 2 bangunan Sekolah Dasar, Kantor PA setempat dan juga Makoramil Tangse. Berdasarkan data terakhir yang dihimpun AtjehLINK menyebutkan ada 84 unit bangunan yang terkena efek gempa, baik rusak ringan maupun parah.

Korban yang meninggal dunia adalah Tuti Rahmi (8) warga Manee Cot.

Sementara korban luka diantaranya Nasrim (30), Arfan (38), Syammah (70), Ainsyah (45), Syarifah Ahmad (50), Itadani (35),  Velina (27), Suno (12), Makila (8), Bratun Nafis (12), Natul Ilmi (13), Ausra Rahayu (10), Mukhtar (35) dan Munir (45).
Read More...

Bupati Pidie: Gempa 6,0 SR Bencana Kabupaten, Tidak Perlu Masa Tanggap Darurat

2 comments

Pidie – Terkait Gempa bumi berkekuatan 6,0 SR yang menguncang Aceh sesaat sebelum azan Subuh berkumandang, Selasa (22/1), Bupati Pidie Sarjani Abdullah mengatakan bahwa bencana ini termasuk kedalam kategori bencana kabupaten dan tidak perlu ada masa tanggap darurat.

“Mengenai bantuan, Pemkab sudah memberikan bantuan Sembako kepada para korban dan juga termasuk lauk pauk,” ujar bupati.

Sarjani menambahkan, pihaknya sangat prihatin terhadap musibah ini, dan berharap kepada korban agar tabah dalam menghadapai cobaan ini. “Pemkab Pidie tetap akan membantu pemulihan para korban,” janji Bupati.

Dua Versi Berbeda Terkait Pusat Gempa

Mengenai pusat gempa yang terjadi menjelang Subuh tadi, ada dua versi berbeda. Menurut data yang dirilis BMKG, gempa terjadi di lautan dengan kekuatan 6,0 SR. Pusat gempa berjarak sekitar 15 KM arah barat daya Kota Banda Aceh, tepatnya berada diantara Pulau Breuh (Pulo Aceh ) dan Kota Banda Aceh dengan kedalaman 84 KM.

Sementara berdasarkan data dari United States Geological Survey (USGS) atau Badan Geologi Amerika Serikat, gempa terjadi di daratan dengan kekuatan 5,9 SR. Pusat gempa berada sekitar 55 KM dari Kota Sigli dengan kedalaman 16,6 KM. (cc/al3)
Read More...

Selasa, 15 Januari 2013

Warga di Calang Lari ke Gunung

Leave a Comment
* Khawatir Terjadi Tsunami

CALANG – Gempa yang terjadi pada Kamis (10/1) malam  sekitar pukul 20.47 WIB  dengan kekuatan 6,0 SR telah  membuat warga di seputaran Calang, Aceh Jaya,  panik. Mereka  berlari ke pegunungan untuk menyelamatkan diri, di antaranya ke Gunung Keutapang dan Gunung Carak. Sementara warga di kawasan Lhok Kruet, Kecamata Setia Bakti, berlari  ke bukit di  dekat perumahan kawasan setempat.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun  banyak   warga yang panik  berlarian  menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang tinggi. Mereka  takut akan terjadi  tsunami atau naiknya air laut. Meski kekuatan gempa jauh lebih kecil dibandingkan kejadian tahun 2004, warga tetap saja panik  mengingat sebagian  mereka masih trauma. 

Namun, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Jaya Amren Sayuna, sekitar pukul 22.00 Wib warga yang ketakutan menyelamatkan diri ke gunung itu sudah kembali ke rumah masing-masing. “Sekitar pukul 22.00 WIB, warga yang berlarian ke gunung menyelamatkan diri itu sudah mulai kembali ke rumah,” kata Amren kepada Serambi, Kamis malam.
Read More...

Turis Masjid Raya Dipakaikan Baju Khusus

Leave a Comment
BANDA ACEH - Satpam Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, memakaikan baju khusus yang menutupi aurat kepada sekitar 20 turis wanita dari berbagai negara yang berkunjung ke Masjid Raya Banda Aceh, Kamis (10/1). Baju tersebut telah dipersiapkan petugas masjid untuk dipakaikan kepada para turis ketika memasuki halaman masjid kebanggaan masyarakat Aceh itu.

Para turis yang tiba di masjid raya sekitar pukul 15.30 WIB kemarin dibawa menggunakan minibus Visit Aceh Year 2013 dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Mereka tiba di Banda Aceh sekitar satu jam sebelumnya naik Kapal Pesiar MV Clipper Odyssey yang lego jangkar tak jauh dari Pelabuhan Ulee Lheue.

Umumnya para wisatawan ini sudah berusia lanjut, karena itu sebagian di antara mereka memilih istrahat di kapal setelah sebelumnya singgah di Sabang. Bagi yang ingin jalan-jalan di Banda Aceh, petugas menjemput mereka di posisi kapal lego jangkar ke Pelabuhan Ulee Lheue. Saat semuanya sudah tiba di pelabuhan, seorang perwakilan mereka dikalungi bunga oleh Kadisbudpar Aceh, Adami Umar, didampingi Kadisbudpar Banda Aceh, Reza Pahlevi.

Usai penyampaian kata-kata sambutan oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Yudi Kurnia, mereka disuguhkan tari khas Aceh “Ranup Lampuan”. Para turis tampak sangat menikmati tarian ini, bahkan mereka juga memakan sirih dan pinang yang disodorkan penari.

Wisatawan 100 lebih
Kapal pesiar ini menempuh rute pelayaran dunia mulai dari Singapura. “Para wisatawan berasal dari Amerika, Belanda, Jerman, Kanada, Argentina, Serbia, Australia, dan Afrika Selatan yang jumlahnya 100 orang lebih. Namun, ada sebagian yang istrahat di kapal mungkin karena sudah capek,” kata Adami Umar.

Menurutnya, para turis itu tertarik datang karena Aceh sudah aman dan damai, sehingga mereka ingin melihat kebudayaan dan alam Aceh yang indah. “Dengan pihak kapal pesiar lain, kita juga sedang menjajaki untuk singgah di Aceh,” kata Adami Umar.

Karena itu, baru sesaat tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, mereka langsung dibawa naik minibus bertuliskan Aceh Visit Year 2013 ke berbagai objek wisata di Banda Aceh, seperti ke PLTD Apung, Museum Tsunami, dan Taman Putroe Phang. Namun, paling unik saat mereka tiba di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Sebelum masuk ke halaman masjid, di pintu gerbang sebelah timur dekat menara masjid, petugas lebih dulu memakaikan kepada para turis perempuan itu baju yang menutupi aurat.

Mereka tampak sangat senang, bahkan berfoto-foto dengan mengenakan baju itu, sebagai tanda mereka telah masuk ke halaman Masjid Raya Baiturrahman. “Baju ini selalu dipakaikan kepada para turis asing yang masuk ke halaman masjid raya. Ini sudah berlangsung lama, bahkan Disbudpar Banda Aceh baru-baru ini juga menambah jumlah baju khusus ini. Para turis pun senang dengan perlakuan ini,” kata petugas Masjid Raya Baiturrahman, M Nur Ar.

Sekitar pukul 16.30 WIB, para turis itu kembali naik mobil menuju tempat lainnya, termasuk mencicipi masakan khas Aceh. Lalu mereka berlayar kembali meninggalkan Ulee Lheue pukul 18.00 WIB.
Read More...