Categories

Rabu, 30 Januari 2013

KWPSI Gelar Pengajian dan Maulid

Leave a Comment

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) melaksanakan pengajian sekaligus peringatan hari kalahiran (maulid) Nabi Besar Muhammad SAW, di Rumoh Aceh Kopi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (23/1/2013) malam. Pengajian yang diikuti kalangan wartawan dan unsur lainnya ini, diisi dengan ceramah tentang sejarah kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW, oleh Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kota Banda Aceh, Tgk Mulyadi Nurdin Lc, MH.

Koordinator KWPSI Yuswardi Mustafa menyebutkan, pengajian dan peringatan maulid ini terlaksana atas kerja sama KWPSI dengan pihak Rumoh Aceh Kopi Luwak, Ikadi Banda Aceh, dan Lembaga Rumoh Manuskrip (Ruman) Aceh. Yuswardi berharap, pengajian dan peringatan maulid malam ini akan menjadi awal dari agenda pengajian rutin yang akan dilaksanakan oleh KWPSI.

“Insya Allah, KWPSI akan melaksanakan pengajian rutin. Ini sebagai usaha kami untuk memperdalam ajaran Islam, sekaligus sebagai upaya menjalankan perintah Allah yang meminta kita untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka,” kata Yuswardi.

Unsur KWPSI Zainal Arifin M Nur menyebutkan, misi KWPSI untuk mengadakan agenda pengajian rutin mendapat sambutan dari pihak Rumoh Aceh, Ikadi Banda Aceh, dan Lembaga Ruman Aceh. Pasalnya, pengajian mingguan yang dilaksanakan oleh tiga lembaga ini telah vakum sejak Ramadhan 1433 atau Juli 2012 lalu.

“Saya pikir kita tinggal bekerja sama dengan pihak Rumoh Aceh, Ikadi, dan Lembaga Ruman Aceh untuk melanjutkan kembali pengajian ini, sehingga akan kajiannya akan lebih mendalam,” ujar Zainal.

Amatan Serambinews.com, selain diikuti para pengurus inti KWPSI, pengajian dan maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri oleh Direktur Dayah Baitul Arqam Sibreh, H Zul Anshary Lc, Ketua Lembaga Rumoh Manuskrip Aceh, Tarmizi A Hamid, dan unsur lainnya.

Tgk Mulyadi Nurdin dalam ceramahnya mengulas panjang lebar tentang sejarah kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW dalam membawa dan membumikan ajaran Islam di jazirah Arab. Tgk Mulyadi juga menceritakan tentang sejarah peringatan maulid Nabi Muhammad yang digagas oleh pejuang Islam Shalahuddin Al Ayyubi, pada abad ke-12 Masehi.

Pengajian berlangsung menarik karena dilanjutkan dengan diskusi. Peserta pengajian cukup antusias bertanya tentang sejarah Nabi Muhammad, terutama mengenai mukjizat dan sejarah serta tujuan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Peserta pengajian yang berjumlah 20 orang juga mendapatkan buku “Shalahuddin Al-Ayyubi Sang Pembebas Al-Aqsa” yang dibagikan gratis oleh penerbit Yayasan Al-Mukarramah Banda Aceh.(*)

0 komentar:

Posting Komentar